Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Pertama Di Asia Tenggara Dibangun Di Indonesia, Investasi Capai Belasan Triliun Rupiah

Sila pertama dari Pancasila, secara jelas ditindaklanjuti Pasal 29 ayat UUD 1945 yang berbunyi negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. Ketentuan ini menjadi dasar penghormatan dasar untuk memperkuat persatuan dan persaudaraan. Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa merupakan landasan religious, ethical dan etik. Salah satu ciri pokok dalam negara hukum Pancasila ialah adanya jaminan terhadap kebebasan beragama . Mochtar Kusumaatdja berpendapat, asas ketuhanan mengamanatkan bahwa tidak boleh ada produk hukum nasional yang bertentangan dengan agama atau menolak atau bermusuhan dengan agama.

Melalui marketing strategy, baik companion maupun calon investor akan lebih percaya dalam memberikan suntikan dana karena paham dengan ide bisnis Anda. Jika Anda memilih Situs Slot Gacor produk atau jasa yang selalu dibutuhkan, Anda harus pintar untuk selalu tampil stand-out dibandingkan kompetitor. Untuk bertahan hidup, sebuah bisnis harus mampu beradaptasi dan terus berinovasi.

Bisnis yang dibangun dengan diri kita sendiri

Teknologi yang semakin maju menuntut Anda untuk terus replace dalam pengetahuan dan tidak boleh berhenti mencari informasi lainnya. Terlebih kini, Facebook, Twitter serta Instagram bisa menjadi ladang baru untuk mempromosikan diri, beriklan, hingga persaingan bisnis. Mitra potensial mungkin tidak setuju dengan visi mereka untuk perusahaan dan memiliki pengertian dan rencana yang sangat berbeda mengenai tujuan jangka panjang organisasi.

Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab menunjukkan bahwa manusia diakui dan diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai mahluk Tuhan Yang Maha Esa. Berdasarkan nilai tersebut, dikembangkan sikap saling mencintai sesama manusia, sikap tenggang rasa dan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain. Konsep Negara hukum Pancasila itu harus mampu menjadi sarana dan tempat yang nyaman bagi kehidupan bangsa Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara, hal ini berarti bahwa setiap tindakan rakyat dan Negara Indonesia harus sesuai dengan Pancasila.

Saya kira faktor pertimbangan utama adalah kita harus mencintai produk saudara kita,” tegas Irfan. Menurut Irfan, memang ini tidak mudah, tetapi paling tidak mindset untuk membeli produk sesama ummat harus dibangun. Merubah mindset ini memberikan kolerasi karena bisnis itu akan berjalan kalau ada yang beli. Tapi paling tidak tegas Irfan, sebelum terwujud yang harus kita lakukan adalah mendorong umat untuk membeli produk-produk yang dihasilkan umat Muslim. Atau bisa juga membeli barang-barang kebutuhan hidup di warung terdekat rumah yang penjualnya adalah Muslim. Misalnya, Irfan mencontohkan, kalau warung ya prioritaskan membeli di warung tetangga.

Kondisi umat Islam saat ini relatif belum mampu berdaulat dalam penguasaan ekonomi dan memiliki ketergantungan ekonomi yang cukup tinggi terhadap pihak lain. Salah satu penyebab kelemahan tersebut antara lain pemahaman yang belum optimum terhadap nilai-nilai dan ajaran agama, sehingga nilai-nilai tersebut diabaikandan tidak dapat diimplementasikan secara komprehensif dalam seluruh lini kehidupan. Sudah semestinya umat Islam bangkit dari keterpurukan ekonomi khususnya dalam mengatasi downside kemiskinan dan keterbelakangan akibat termarjinalkan dalam dunia ekonomi dan bisnis dengan mengembangkan jiwa entrepreneurship yang kokoh dan tangguh. Apalagi di tengah samudera modernitas saat ini, segala aspek bisa terhubung dengan demikian mudah dan cepat.